Desember 5, 2019

Professor Asal Buton ini Wakili Unhas di Ajang Pertemuan Pemimpin Perguruan Tinggi Internasional di Iran

TALOMBONEWS.COM | TEHERAN — Salah seorang Professor asal Buton yang kini menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Infrastruktur Universitas Hasanuddin, Prof. Ir. Sumbangan Badja, M.Phil, Ph.D menghadiri pertemuan para petinggi (Board of Trustee) perguruan tinggi Asia Tenggara di ajang pertemuan The Association of Southeast Asia Institution of Higher Leraning (ASAIHL) Meeting yang diselenggarakan di Qazvin Islamic Azad University (QIAU) Iran, Selasa – Rabu (10-13/12/2018).

Menurut Prof Sumbangan Badja, pertemuan tersebut membahas berbagai issu atau persoalan organisasi perguruan tinggi baik di tingkat regional maupun internasional.

“Awalnya memang perguruan tinggi yang tergabung dalam ASAIHL ini hanya terbatas pada perguruan tinggi di Asia Tenggara namun karena keanggotaannya bersifat terbuka maka kini sejumlah perguruan tinggi di Asia dan Eropa kini ikut begabung di organisasi ini. Jadi issu-issu yang dibahas tidak lagi terbatas pada issu-issu perguruan tinggi regional saja melainkan juga internasional.” Ujar Prof Sumbangan Badja.

Prof Sumbangan Badja, Unhas, ASAIHL 2018 Iran

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Infrastruktur Unhas, Prof. Sumbangan Badja, Ph.D berfoto besama para pemimpin perguruan tinggi yang tergabung dalam asosiasi perguruan tinggi ASAIHL di Iran , Senin (10/1/2/2018). TALOMBONEWS.COM | SB

Dalam pertemuan-pertemuan yang digelar Asosiasi Perguruan Tinggi yang tergabung dalam ASAIHL kata Prof Sumbangan Badja, selalu melahirkan berbagai kesepakatan dalam hal kesamaan pandangan perguruan tinggi dalam menyikapi dinamika yang terjadi dunia khususnya yang terkait dengan perguruan tinggi.

“Untuk pertemuan ke 149 ini kita fokus membahas berbagai topik terkait penelitian dan inovasi, manajemen inovasi serta peran perguruan tinggi di berbagai sektor.” kata Prof Sumbangan Badja.

Posisi dan peran Unhas dalam mendrive jalannya organisasi perguruan tinggi level internasional ini besar sekali. Dalam organisasi ini. Rektor Unhas Prof Dwia Ariestina Pulubuhu, MA diberi amanah sebagai Vice President.

“Pertemuan ini seyogyanya dihadiri langsung oleh Ibu Rektor tapi pada saat yang Ibu Rektor punya agenda lain yang tak kalah pentingnya dengan pertemuan ini sehingga beliau mengamanhkan kepada saya untuk mewakili beliau di pertemuan para petinggi perguruan tinggi ini.” ujar Dekan Fakultas Pertanian Unhas periode 2014-2018 ini.

Acara pembukaan pertemuan para pemimpian perguruan tinggi tingkat regional dan internasional ini dihadiri oleh Gevernor General Teheran, Mohammad Hossein Moghimi dan Walikota Qazvin, Ali Safari yang sekaligus membuka acara konferensi yang berlangsung di Azad Islamic University Iran.

Azad Islamic University merupakan universitas terbesar di dunia yang memiliki 500 kampus dan 1,3 juta mahasiswa. Dari 500 kampus yang dimiliki Azad Islamic University, 400 di antaranya berada di Iran sementara 100 berada di berbagai negara di dunia. TALOMBONEWS.COM | MMM

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan