November 12, 2019

5 Hari Dilaporkan Hilang, Nelayan Pasarwajo Buton Ditemukan di Perairan Bulukumba

TALOMBONEWS.COM | BULUKUMBA – Setelah dilaporkan hilang akibat diterjang badai sejak Rabu (9/5/2018), seorang nelayan asal kelurahan Holimombo kecamatan Pasarwaro kabupaten Buton, La Abusia (58 thn) akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat di perairan Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan, Ahad(13/5/2018).

La Abusia mengaku tiba-tiba mesin perahunya mati akibat diterjang badai dan ombak besar di sekitar perairan Pulau Batuatas Kabupaten Buton Selatan. Akibatnya perahu yang dikemudikannya kehilangan kendali sehingga terseret arus gelombang bermil-mil dari tempat ia mencari ikan.

Meskipun demikian, La Abusia tetap berusaha tegar dan bertahan hidup dengan bekal seadanya. Sayangnya bekal yang dibawa hanya untuk bisa menopang hidupnya untuk 2 (dua) hari.

Memasuki hari ke-3 terombang ambing di lautan, La Abusia mulai kehabisan stok makanan. Praktis, sejak hari ke-3 atau Jumat (11/5/2018) harus puasa.Tenaganya pun lambat laun mulai mengendor. Memasuki hari ke-5 La Abusia benar-benar kehabisan tenaga. Ia pasrah terombang-ambing di tengah samudra sambil sesekali berharap datanganya pertolongan dari Allah SWT sang penguasa langit dan bumi.

Dalam situasi kepasrahan tersebut tiba-tiba La Abusi melihat sebuah kapal nelayan yang melintas di sekitarnya. La Abusia berusaha mengerahkan seluruh sisa-sia tenaganya untuk melambaikan tangan meminta pertolongan. Rupanya sang nahkoda Kapal Motor Merpati Putih, Abd Latif melihat isyarat permohonan pertolongan tersebut.

Nelayan hilang, La Abusia, nelayan holimombo pasarwajo, nelayan bulukumba

Kondisi La Abusai (58 thn) sesaat setelah ditemukan terombang-ambing di laut selama 5 hari di perairan Selayar | talombonews.com | Foto: Rahman Hamid

Juragan kapal asal kecamatan Bonto Tiro kabupaten Bulukumba tersebut langsung memutar haluan kapal. Ia segera mendekat ke perahu La Abusia. La Abusia berusaha berbicara minta pertolongan. Namun suaranya nyaris tak terdengar lantaran kondisinya yang sangat lemas.

Tak berpikir panjang, Juragan Abd Latif langsung memerintahkan keempat ABK-nya (Suaheni, Sawir, Maman dan Rahman) untuk menyelamatkan dan menggotong La Abusia ke atas kapal. Saat itu juga, Sang Juragan Abd Latif memutuskan untuk membatalkan niat mereka melaut dan memilih balik ke Bulukumba demi menyelamatkan nyawa saudaranya sesame nelayan asal Buton.

“Waktu itu kami lihat dia pegang-pegang perutnya. Suaranya tak jelas karena kondisinya lemah sekali,” tutur Abd Latif seperti disampaikan oleh Abd Rahman Hamid, salah seorang keluarga yang menjemput La Abusia di Bulukumba.

Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Wilayah Sulsel ini menyampaiikan rasa terimakasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang ikut membantu menyelamatkan La Abusia khususnya bapak Abd Latif serta seluruh ABK Kapal Merpati Putih Bulukumba yang telah menolong dan menyelematkan nyawa keluarganya.

Abd. Rahman Hamid mengaku, La Abusia kini sudah berada di Makassar dan dalam waktu dekat akan kembali kekampung halamannya di kelurahan Holimombo kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton. TALOMBONEWS.COM | ARIB MAULANA

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan