Januari 23, 2020

Sekjen Partai Demokrat Nilai Pernyataan Sekjen PDIP Aneh dan Salah Alamat

TALOMBONEWS.COM | JAKARTA – Sekjen Partai Demokrat, Dr Hinca IP Pandjaitan menilai rernyataan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Krsitiyanto soal kasus e-KTP yang intinya menyalahkan pemerintahan Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan mendiskreditkan Partai Demokrat (PD) dianggap aneh dan salah alamat.

“Bukan Partai Demokrat ataupun kaderrnya yang menyebut Puan Maharani dan Pramono Anung tetapi Setya Novanto. Kalau membantah dan mengatakan kadernya tidak terlibat, bantahannya harusnya kepada Setya Novanto dan KPK,” Ujar Hinca Pandjaitan dalam pernyataan resminya yang dimuat di laman resmi Partai Demokrat.

Sekjen Partai Demokrat ini menilai pernyataan Sekjend PDI Perjuangan yang cenderung menyalahkan kebijakan dan program e-KTP lantaran ada kader-kadernya yang diduga terlibat korupsi e-KTP ibarat mencuci tangan yang kotor dan kemudia airnya disiramkan ke orang lain.

Hinca mengaku sulit dipercaya pernyataan itu keluar dari sebuah partai politik yang tengah berkuasa sekarang ini karena argumentasinya dangkal, lemah dan mengada-ada.

“Rasanya tak pantas mengajari seorang Sekjend sebuah partai besar bahwa tindak pidana, dimanapun dan kapanpun serta partai manapun yang sedang berkuasa adalah perbuatan yang dilakukan secara pribadi yang harus dipertanggungjawabkan secara pribadi pula. Semua sama di hadapan hukum. Tidak ada kaitannya dengan partai yang sedang beroposisi atau yang sedang berkuasa.” Kata Hinca Panjaitan.

Partai-partai politik yang saat ini tidak berada di koalisi pendukung pemerintah kata Hinca, ketika ada kadernya yang kena jerat KPK juga tidak ada yang menyalahkan pemerintahan presiden Jokowi.

“Memang menjadi kewajiban partai politik untuk melindungi kader-kadernya dan memberikan bantuan hukum jika kadernya tengah mengalami proses hukum tapi tentu tidak dilakukan secara membabi buta. Apalagi jika dengan menggunakan tangan-tangan kekuasaan menghalang-halangi penegakkan hukum yang sedang dilakukan para penegak hokum.” Ujar Sekjen Partai Demokrat ini.

Menanggapi permintaan Sekjend PDI Perjuangan kepada mantan Mendagri di era pemerintahan SBY, Gamawan Fauzi untuk menjelaskan akar persoalan dan kebijakan serta program e-KTP, Hinca mengaku bahwa setahu mereka yang bersangkutan telah menjelaskan persoalan tersebut secara gambling dan terbuka saat memberikan kesaksian dalam pesridangan e-KTP.

“Sikap melempar kesalahan dan menuding kesana kemari untuk membersihkan diri bukanlah sikap yang terpuji.” Kata Hinca Panjaitan.

Hinca Panjaitan menilai program e-KTP tidak salah. “Oknum-oknum anggota DPR dan pemerintah atau siapapun yang melakukan korupsi sebagaian dana e-KTP itulah yang salah,” kata Hinca. TALOMBONEWS.COM | WARTA

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan