Agustus 9, 2020

Begini Reaksi Sekjen PDIP Soal Tudingan Puan Maharani dan Pramono Terima Uang e-KTP

TALOMBONEWS.COM | JAKARTA – Mantan Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto yang kini menjadi terdak kasus korupsi e-KTP mengaku bahwa mantan anggota DPR RI asal PDI Perjuangan, Puan Maharani dan Pramono Anung ikut menerima uang korupsi e-KTP masing-masing sebesar 500 ribu Dolar Amerika. Pengakuan tersebut disampaikan Setya Novanto dalam sidang kasu korupsi e-KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta pusat, kamis (22/3/2018).

Pengakuan Mantan Ketua DPR RI tersebut langsung mendapat reaksi dari Sekjen PDIP Perjuangan, Hasto Kristyanto.  Hasto menilai ada upaya yang mencoba membawa persoalan e-KTP sebagai bagian tanggungjawab PDI Perjuangan. Padahal kata Hasto, PDI Perjuangan bukan dalam posisi designer dan penguasa ketika proyek itu berjalan.

“Kami buka dalam posisi designer. Kami bukan penguasa. Dengan demikian atas apa yang disebutkan oleh bapak Setnov kami pastikan tidak benar dan kami siap diaudit terkait hal tersebut.” Ujar Hasto Kristiyanto seperti dikutip dari laman resmi PDI Perjuangan.

Hasto mengaku, posisi PDI Perjuangan selama 10 tahun pemerintahan SBY berada di luar pemerintahan.

“ Tidak ada representasi menteri PDI Perjuangan di jajaran Kabinet Indonesia Bersatu selama 10 tahun. Kami menjadi oposisi.” Kata Hasto.

Untuk itu,  Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto meminta Menteri Dalam Negeri di era pemerintahan Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan jawaban secara gambling terkait akar persoalan korupsi e-KTP.

“Itu bagian tanggungjawab moral politik kepada rakyat. Mengapa ? sebab pemerintahan tersebut pada awal kampanyenya menjanjikan ‘katakan tidak pada korupsi’ dan hasilnya begitu banyak korupsi yang terjadi. Tentu rakyatlah yang akan menilai akar dari persoalan tersebut termasuk e-KTP,” ujar Hasto Hasto

Hasto Kristiyanto juga mengamati adanya kecenderungan terdakwa dalam kasus tipikormenyebut sebanyak mungkin nama demi menyandang status justice collaborator.

“Apa yang disampaikan pa Setya Novanto, kami yakini sebagai bagian dari upaya mendapatkan status tersebut demi meringankan dakwaan kata.” Kata Hasto. TALOMBONEWS.COM | WARTA

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan