Agustus 5, 2020

Jangan Bakhil

Oleh Prof.dr Veni Hadju, Ph.D

Salah satu larangan Allah kepada hamba-Nya adalah jangan bakhil. Orang bakhil adalah mereka yang tidak mau memberi. Mau memberi kalau ingin dipuji orang lain. Seringkali mereka juga adalah orang tamak dan serakah. Di akhirat kelak mereka tidak akan diberi tempat di surga dan hartanya akan dijadikan sterika ke badannya.

Orang bakhil pasti tidak bahagia. Hatinya sempit dan tidak tenang serta selalu menghiting-hitung jumlah kekayaannya. Dia selalu merasa takut kalau hartanya berkurang. Namun, kalau orang ini sempat bertaubat sebelum ajal menjemputnya maka dia akan selamat. Itulah sebabnya dikisahkan orang kafir itu di akhirat akan memohon kepada Allah agar dikembalikan sebentar saja ke dunia ini untuk bersedekah.

Meningkatnya jumlah orang yang senang bersedekah menjadi pemandangan yang menarik akhir-akhir ini. Banyak kelompok dengan nama yang berbeda-beda dibuat untuk mendorong agar anggotanya bersedekah. Salah satunya sedekah seribu rupiah sehari. Mereka bukan konglomerat, mereka bukan pegawai tetap, mereka bukan pula para profesional bergaji tinggi, namun mereka rutin bersedekah setiap hari.

Maha Benar Allah dengan firman-Nya: walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa unukika walaa tabsuthhaa kullal basthi fataq’uda maluumam mahsuuraa (QS Al-Israa 17:29). Artinya: Dan janganlah engkau jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah engkau terlalu mengulurkannya (sangat pemurah), nanti kamu menjadi tercela dan menyesal.

Jangan bakhil untuk membagi rezeki yang diberikan Allah kepadamu.

Makassar, 8 Jumadil Awal 1439 H

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan