Agustus 5, 2020

Kekurangan 21 Ribu Guru PAI, Kemenag akan Terima 5-10 Ribu Guru Tahun 2018

TALOMBONEWS.COM | LOMBOK — Indonesian ternyata masih kekurangan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah. Jumlahnya pun tak tanggung-tanggung.  Data Kementerian Agama (Kemenag) RI menyebutkan,  kekurangan guru PAI di sekolah  mencapai 21 ribu orang. Untuk itu, pada tahun 2018 Kemenag akan menerima dan mengangkat 5.000 hingga 10.000 guru PAI.

“Sejak lima tahun terakhir sekitar 1000 guru PAI sudah pensiun. Jangka waktu 5 tahun ke depan juga akan banyak guru yang pensiun. Ini menjadi problem kita karena belum ada pengangkatan guru PAI. Tahun depan kita berobsesi untuk mengangkat sekitar 5.000 hingga 10.000 guru PAI.” ujar Direktur Pendidikan Agama Islam,  Imam Safei  pada pembukaan Pengembangan Keprofesian Guru Pendidikan Agama Islam yang diselenggarakan di Wisma Nusantara, Lombok pada jumat (29/12/2017) .

Informasi yang dikutip dari laman resmi kementerian RI menyebutkan, selain rekruitmen guru PAI, Kemenag juga akan melakukan  peningkatan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam.

Menurut Imam Safei, Kemenag ke depan akan terus melakukan pengembangan keprofesian berkelanjutan guru (PKG) PAI.

“Ini sekaligus menjadi pemetaan bagi Direktorat dalam peningkatan kualifikasi guru agama.  Sebelum kita melakukan afirmasi yang tepat, kita lihat dari hasil PKG ini karena tuntutan guru agama sangat besar. Guru harus mampu menguasai kompetensi pedagogik, leadership dan IT,” kata Imam.

Penguatan juga dilakukan untuk  pengawas PAI. Imam mengaku  kalau tahun 2017 telah memberikan beasiswa S2 untuk proyeksi kebutuhan pengawas dalam pengembangan standar kualifikasi.

“Kita kekurangan pengawas hampir 6.000. Mudah-mudahan tahun 2018 kita bisa menutupi kekurangan tersebut,” ujar Imam Safei. TALOMBONEWS.COM | WARTA

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.