Agustus 5, 2020

Dualisme Kepemimpinan PPP Berakhir, MA Putuskan Kubu Romahurmuziy yang Sah

TALOMBONEWS.COM | JAKARTA — Perseturuan dua kubu di partai berlambang Ka’bah  antara  kubu Djan Faridz-Achmad Dimyati Natakusumah dan kubu . M. Romahurmuziy-Arsul Sani akhirnya usai. Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan keputusan.yang  menolak gugatan Djan Faridz-Achmad Dimyati Natakusumah.

Dengan demikian, pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang benar-benar sah adalah pengurus di bawah kepemimpinan M. Romahurmuziy sebagai Ketua Umum dan Arsul Sani sebagai Sekretaris Jenderal.

Informasi yang dikutip dari laman resmi Partai Persatuan Pembangunan menyebutkan bahwa Keputusan penolakan gugatan Djan Faridz-Achmad Dimyati Natakusumah tersebut tertuang dala putusan MA nomor 514 K/TUN/2017 yang dilansir pada hari ini, Senin (25/12/2017).

“Menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi Djan Faridz dan Dimyati Natakusumah” demikian salah satu bunyi keputusan yang diketok palu pada tanggal 04 Desember 2017 oleh majelis hakim Dr. Yosran, Is Sudaryono dan Dr. H.Yulius tersebut.

Menurut majelis hakim, perkara yang dipersoalkan merupakan kewenangan pengadilan umum, bukan PTUN.

“Karena penyelesaian atas substansi sengketa kepengurusan DPP PPP melalui peradilan umum belum disentuh dan diberikan putusan yang berkekuatan hukum tetap, maka gugatan TUN adalah prematur. Dalam arti belum dapat diadili oleh PTUN. Dengan kata lain, PTUN belum berwenang memeriksa mengadili sengketa ini,” ujar majelis.

Partai Persatuan Pembangunan, PPP, Romahurmuziy, PPP yang sah

Kepengurusan PPP di bawah pimpinan Roahurmuziy menyambut gembira keputusan MA yang menolak gugatan Djan Faridz. | Foto: Humas PPP

Ketua Umum PPP, M. Romahurmuziy menyambut baik dan penuh sukacita keputusan MA tersebut. M. Romahurmuziy berharap Djan Faridz-Achmad Dimyati Natakusumah dan kawan-kawan mau bergabung kembali dan sama-sama membangun PPP.

“Kami tetap mengajak pa Djan Fariz dan kawan-kawan karena memang toh seluruh komponen pa Djan Fariz yang ada di daerah sudah bergabung kembali sejak ukhtamar di Pondok Gede. Hanya tersisah pa Djan Faridz sendiri dan orang-orang baru yang sebelumnya tak pernah bergabung di Partai Persatuan Pembangunan.” Ujar Romahurmuzy kepada wartawan.

Ajakan senada juga disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal PPP, Achmad Baidhowi di Jakarta seperti dilansir di laman resmi PPP, Selasa (26/12/2017).

“Putusan tersebut sudah final, karena itu kami mengajak seluruh kader PPP bersatu menyongsong Pemilu 2019 sehingga kami mempersilahkan teman-teman di sebelah (PPP kubu Djan Faridz) untuk bergabung,”ujar Achad Baidhowi.

Achmad Baidhowi juga mengingatkan, bahwa seluruh elemen PPP sedang mempersiapkan langkah besar di Pemilu 2019, yakni menjadi partai tiga besar pemenang Pemilu. TALOMBONEWS.COM | WARTA

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan